INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Calon Bupati Bandung Kenalkan Kartu Tani

02 October, 2020 09:58 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Calon Bupati Bandung Kenalkan Kartu Tani

Foto: Boby Roska

‚ÄčBANDUNG INSPIRA.TV,- Calon Bupati Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna atau akrab disapa kang D-S yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Syahrul Gunawan, memperkenalkan program Kartu Tani yang nantinya akan diberikan kepada para petani jika dirinya terpilih menjadi Bupati bandung periode 2021-2026.


"Program Kartu Tani ini merupakan program kartu peduli umat melayani rakyat (PUMR) yang di usung Partai Kebangkitan Bangsa provinsi jawa barat bagi para calon kepala daerah yang mengikuti pilkada 2020," ujar Dadang pada Inspira.tv Jumat (2/9).


Kartu Tani diperuntukan bagi para pelaku tani yang memiliki lahan sendiri dan masuk dalam kriteria pelaku tani yang berdomisili di Kabupaten Bandung.


"Program kartu Tani merupakan bantuan bagi para petani, anggarannya sebesar 50 milyar rupiah per tahun. Program kartu tani ini untuk mengantisipasi banyak petani yang merugi," kata Dadang.


Dalam program kartu tani ini, lanjut Dadang, pemerintah akan menyiapkan segala bentuk kebutuhan petani, mulai dari sebelum bertani, saat proses bertani, hingga pemasaran hasil pertanian tersebut.


Meski demikian, Dadang menyampaikan bahwa program Kartu Tani ini bukan bertujuan untuk menghilangkan para tengkulak, akan tetapi mengkolaborasikan para tengkulak dan petani, agar tidak ada lagi para petani yang merugi dikala musim panen tiba.


"Ya ini di gagas karena prihatin dengan kondisi para petani di wilayah Kabupaten Bandung. Kita liat kondisi sangat strategis di bidang pertanian, tapi justru masih banyak petani yang sering merugi dikala musim panen tiba, akibat kebinggungan memasarkan hasil pertaniannya yang di hargai murah oleh para tengkulak," ungkap Dadang.


Dadang menyampaikan, dalam program Kartu Tani ini nantinya pemerintah akan memberikan ambang batas harga dikala musim panen mengalami surplus, sehingga harga jual hasil pertanian tidak akan anjlok. Pemerintah pun siap mensubsidi selisih harga jual antara petani dan tengkulak.


"Dengan program Kartu Tani ini, pemerintah tentu siap turun tangan membantu para petani. Salah satu contohnya yakni membangun kerjasama bersama bulog dan ritel-ritel minimarket atau supermarket yang ada di Kabupaten Bandung untuk turut serta memasarkan hasil pertanian," kata dia.


"Program Kartu Tani ini merupakan satu dari tiga program unggulan kartu Peduli Umat Melayani Rakyat ( PUMR ), selain Kartu Wirausaha dan Kartu Guru Ngaji  yang akan menjadi prioritas," imbuh Dadang. (BOB/HAP)

You can share this post !