INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Hari Pertama Ngantor di Depok, RK Salurkan Bantuan Rp4 Miliar

02 October, 2020 19:42 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Hari Pertama Ngantor di Depok, RK Salurkan Bantuan Rp4 Miliar

Foto: Humas Pemprov Jabar

DEPOK INSPIRA.TV,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mulai berkantor sementara di Kota Depok pada hari ini Jumat (2/10/2020). Hal ini ia lakukan agar fokus dalam menangani Covid-19 di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi),  yakni Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.


"Memulai rutinitas mingguan ngantor di Depok, untuk memonitor penanganan covid di Bodebek yang menyumbangkan 60-70% kasus harian covid di Jawa Barat," ujar Emil.


Emil mengaku kunjungannya ke Depok akan dirutinkan setiap minggu.


"Bisa di awal minggu, di tengah minggu, atau di akhir minggu. Selanjutnya minggu depan saya (berkantor) di sini lagi untuk terus memantau (penanganan COVID-19 di Kota Depok). Bisa di awal minggu, di tengah minggu, atau di akhir minggu," jelasnya.


Dalam kunjungan kerja sekaligus hari pertamanya berkantor di Kota Depok ini, Emil juga meninjau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Depok yakni Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok dan Rumah Sakit (RS) Citra Medika Depok.


Selanjutnya, Kang Emil menyerahkan bantuan logistik kesehatan untuk penanggulangan COVID-19 di Kota Depok dalam acara serah terima di Kantor Wali Kota Depok.


Bantuan dari gubernur berupa 6 unit ventilator dan alat kesehatan untuk 6 rumah sakit yang ada di Kota Depok, yakni RSUD Kota Depok, RS Meilia Cibubur, RSU Bunda Margonda, RS Hermina, RSU Hasanah Graha Afiah (HGA), dan RS Sentra Medika Cisalak.


Tak hanya itu, di Depok Emil juga sekaligus memberikan sumbangan ventilator dan alat lainnya senilai Rp4 miliar dan penambahan ruang ICU sebanyak 40 ruangan.


“Hari ini kami membawa banyak bantuan, semata-mata merupakan bentuk cinta kami kepada Kota Depok. Saya ke sini juga untuk menyemangati dan mengamati penanganan COVID-19 di Kota Depok. Yang paling utama dalam menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan,” ujar Emil.


Kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok, Kang Emil pun berpesan untuk menjaga keterisian rumah sakit tidak melebihi 60 persen.


Selain itu, GTPPC Kota Depok juga harus tegas menerapkan aturan protokol kesehatan, termasuk jam buka dan kapasitas di restoran.


Seperti diketahui, wilayah Bodebek mengalami peningkatan signifikan kasus Covid-19 sejak awal Agustus lalu. (HAP)

You can share this post !