INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ketahuilah Hati Seorang Hamba Berada dalam Genggaman Allah SWT

06 October, 2020 10:46 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Ketahuilah Hati Seorang Hamba Berada dalam Genggaman Allah SWT

foto : istimewa

Taukah kalian hati seorang hamba berada diantara jari jemari Allah SWT, jika Allah menghendaki tersesat maka akan tersesat. Jika lurus maka akan di luruskan. Kita juga sering mendengar tentang bagaimana Allah maha membolak-balikkan hati manusia.

 

Dikutip dari buku Istiqamah Konsekuen dan Konsisten Menetapi Jalan Ketaatan karya Ustadz Yazid, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

 

يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ

 

"Wahai Ummu Salamah! Tidaklah ada seorang anak adam melainkan hatinya terletak di antara dua jari dari jari-jemari Allah, siapa yang Dia kehendaki lurus, maka Dia akan meluruskannya, dan siapa yang dia kehendaki akan menyimpang, maka dia akan menyimpangkannya", hadits riwayat At-Tirmidzi.

 

Ibnu Abi Ashim mengeluarkan dalam kitabnya As Sunnah dari Aisyah bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam sering membaca doa

 

 يا مقــلـب لقــلــوب ثبــت قــلبـــي عــلى د ينـــك

 

(Wahai Dzat yang meneguhkan hati, teguhkanlah hatiku diatas agama-Mu) aku pun bertanya: ‘Wahai Rasulullah sesungguhnya engkau sering membaca doa ini, apakah engkau merasa khawatir?” beliau menjawab: “Ya, lalu apa yang membuat aku merasa aman wahai Aisyah sementara hari para hamba berada diantara dua jari jemari Ar Rohman”

 

Maka bila engkau telah mengetahui bahwasanya hati para hamba berada diantara dua jari dari jari jemari Ar Rohman, Ia bolak-balikkan sekehandaknya dan bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam -padahal beliau adalah makhluk yang paling utama – doa yang sering beliau baca adalah :

 

يا مقــلـب لقــلــوب ثبــت قــلبـــي عــلى طـا عــتـك

 

“Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu”

 

maka bagaimana diperkenankan bagi seorang yang berakal untuk mengatakan : “Saya akan belajar dipangkuan ahlul bid’ah dan saya akan menjaga hatiku dari kesesatan dan penyimpangan”, karena setiap penyimpangan dan petunjuk itu memiliki sebab-sebab yang menghantarkan kepada-Nya. Maka bila engkau menempuh jalan-jalan penyimpangan dan kesesatan – dan diantara sebab terbesar untuk hal itu adalah belajar dipangkuan ahlul bid’ah – niscaya hatimu akan menyimpang dan engkau tersesat dari jalan yang lurus. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman(yang artinya) :

 

Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka (As-Shaff : 5)

 

Namun bila engkau meminta pertolongan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan menempuh jalan-jalan petunjuk dan bimbingan, niscaya hatimu akan tetap istiqomah dengan izin dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan engkau pun berada di jalan yang lurus. Kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar menyelamatkan kita dari penyimpangan dan kesesatan serta sebab-sebab yang menghantarkan kepadanya. Dan Allah lah Dzat yang dimintai pertolongan.

 

(JOB-04/MSN)

 



You can share this post !