INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Jangan Lepasakan Pasanganmu Jika Dia Melakukan ini

08 October, 2020 10:45 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Jangan Lepasakan Pasanganmu Jika Dia Melakukan ini

foto : Istimewa

Makna cinta sejati dari zaman ke zaman selalu digali. Tidak ada yang pernah bosan ketika kita membicarakannya.

 

Saat mengenal seseorang dan merasakan adanya kecocokan dengannya, rasanya kita ingin langsung bisa menghabiskan semua waktu dan sisa hidup kita bersamanya. Tapi kalau semakin lama, yang kamu dapat justru lebih banyak keburukan dan hidupmu berubah jadi lebih negatif, rasanya kamu perlu berpikir ulang. Karena semestinya sebuah cinta dan hubungan itu dilandasi dengan niat yang baik dan tulus agar bisa mendatangkan kebaikan dan berkahnya sendiri.

 

Sering kali kita luput dan terlalu mementingkan ego duniawi, seperti memilih pasangan yang baik menurut kita tapi tidak baik Allah SWT. Kalimat yang sering kali didengar mengenai jodoh ditangan tuhan mungkin sudah klasik. Namun, begitu faktanya Allah akan menurunkan jodoh yang baik jika kita menurutinya.

 

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.


Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ

يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه

 “Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

Hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.

 

Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.

 

Setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan saudaraku

 

(JOB-04/MSN)




 

 

 



You can share this post !