INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

AJI Gaungkan Suara Perlawanan Tolak UU Omnimbus Law Secara Daring

08 October, 2020 14:13 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - AJI Gaungkan Suara Perlawanan Tolak UU Omnimbus Law Secara Daring

Foto: Tangkapan Layar AJI Indonesia

BANDUNG INSPIRA.TV,- DPR RI resmi mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-undang, pada Senin 5 Oktober 2020 lalu. Namun sejumlah penolakan terus bergulir, termasuk dari Aliansi Jurnalis Independen atau AJI yang melakukan aksi tolak omnimbus law secara luring dan daring, Kamis (8/10/2020).

 

Melalui platform Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube, aksi virtual ini dimoderatori oleh Joni Aswira Ketua Advokasi AJI, dengan beberapa agenda seperti orasi perwakilan jurnalis dari 38 kota seluruh Indonesia, orasi perwakilan sipil, laporan aksi offline secara langsung di 38 titik di seluruh Indonesia, hingga pernyataan sikap bersama dan peluncuran petisi.

 

Orasi pertama dibuka oleh Ketua AJI Abdul Manan yang menyampaikan keresahannya mengenai regulasi omnibus law yang tidak sepatutnya dibahas selama pandemi.


“Omnimbus Law malah dibahas saat pandemi yang seharusnya kita lebih fokus menangani pandemi ini, daripada mengukuhkan undang-undang yang kita tidak tahu juga apakah bisa seperti harapan pemerintah yang bisa mendatangkan investasi,” ujarnya.

 

Dalam pernyataan para jurnalis yang tergabung dalam aksi virtual ini, mereka akan terus bersama rakyat, karena omnibus law tidak berpihak pada buruh dan media yang juga jurnalis merupakan seorang buruh, dimana regulasinya akan mengikuti Uu Cipta Kerja apabila disahkan.

 

Aksi virtual ini semakin menarik dengan pembacaan puisi, yel-yel, hingga nyanyian yang menandakan semangat juang para jurnalis melawan ketidakadilan terutama dalam dampak ketenagakerjaan dan lingkungan.

 

Pada akhir sesi, pihak AJI menyampaikan sikap bersama, yang terdiri dari tiga hal yakni pertama omnimbus law jauh dari sikap transparan, kedua AJI mengecam pengesahan omnimbus law, ketiga adalah dampak demokratisasi penyiaran. Kemudian kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan petisi secara online. (JOB-02/HAP)

You can share this post !