INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ridwan Kamil Temui Buruh Tolak UU Omnibus Law : Mundur dari Jabatan Gubernur

12 October, 2020 07:28 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Ridwan Kamil Temui Buruh Tolak UU Omnibus Law : Mundur dari Jabatan Gubernur

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,- Keputusan yang diambil oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Kang Emil untuk menemui buruh yang melakukan aksi unjukrasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja mendapat kritikan tajam dari politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi.

 

Pria yang akrab disapa Emil itu pun didesak mundur, meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu di Jawa Barat. Teddy menilai, Kang Emil sudah bersikap menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR RI.

 

Dari laman Twitter akun @TeddyGusnaidi, secara tegas meminta kepada Kang Emil agar sebaiknya tidak bermain dua kaki. Teddy meminta kepada Kang Emil untuk wajib mematuhi aturan pusat tentang Omnibus Law.

 

"Ridwan Kamil cs kalau mau menolak UU Cipta Kerja, ya lepas gubernurnya, karena ada kewajiban dalam UU pemerintahan daerah," tutur Teddy Gusnadi pada akun Twitter, Senin (12/10/2020).

 

Teddy menambahkan, jika Gubernur Jawa Barat itu berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, maka harus berani turun dari jabatannya.

 

"Kalau benar Ridwan Kamil berjuang untuk rakyat menolak UU Cipta Kerja, ya harus berani mundur dari jabatan Gubernur. Jangan dua kaki, masih mau makan dari jabatan tapi gak mau melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah," tambahnya.

 

Meskipun Emil rupakan kepala daerah yang mendukung Jokowi pada pilpres 2019 lalu, Teddy Gusnadi mengaku tidak peduli.

 

"Ya terserah, mau Ridwan Kamil dulu dukung Jokowi, bukan berarti kalau dia ngawur gue benarkan," tegasnya.

 

“Wong para Menteri yang ngawur aja gue sebutkan namanya dan gue sampaikan di TV nasional yang ditonton jutaan orang agar mereka dipecat, apalagi cuma RK. Gue gak peduli, gak ada urusan,"lanjut dia.

 

Seperti diketahui, Kang Emil menemui massa buruh dan mahasiswa yang melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Sate. Dirinya kemudian menyurati Presiden Joko Widodo dan DPR RI yang menyatakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan para demonstran.

 

Dalam surat bernomor 560/4395D/Disnakertrans tertanggal 8 Oktober 2020 itu ditandatangani oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat.

 

Emil menyampaikan, penngesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2020 kemarin mendapatkan penolakan dari serikat pekerja atau buruh se-Jabar. Intinya Pemprov Jabar berkomitmen akan menyampaikan seluruh aspirasi buruh kepada pemerintah pusat. Kang Emil juga sangat berharap buruh menjadi buruh juara selaras dengan slogan pemerintah daerah. (GGP)

You can share this post !