INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Presiden Jokowi: Rata-Rata Kesembuhan Covid-19 Harus Diperbaiki

12 October, 2020 14:18 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Presiden Jokowi: Rata-Rata Kesembuhan Covid-19 Harus Diperbaiki

Foto: Kominfo

JAKARTA, INSPIRA.TV,- Rapat terbatas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menetapkan sejumlah pencapaian seperti meningkatkan angka rata-rata kesembuhan pasien, standar pengobatan, hingga perawatan di tempat-tempat isolasi, melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2020).

 

Selain itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk terus mengupayakan perbaikan dan peningkatan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan data yang ada, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini tercatat sebesar 19,97 persen. Lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif Covid-19 di dunia. Dalam kesempatan tersebut juga, Kepala Negara menekankan satu hal agar dapat menekan angka rata-rata kematian akibat Covid-19.

 

“Data yang saya terima, per 11 Oktober, rata-rata kasus aktif Covid di Indonesia ini 19,97 persen. Saya kira bagus karena ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif Covid dunia yang mencapai 22,1 persen,” ujar Presiden.

 

“Karena itu angka rata-rata kesembuhan harus terus diperbaiki, terus ditingkatkan, dengan meningkatkan standar pengobatan baik di rumah sakit, ICU, maupun di tempat-tempat isolasi,” tambah Presiden.

 

Berdasarkan data yang diperoleh Presiden, peningkatan penanganan pandemi Covid-19 ditunjukkan oleh Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi contoh-contoh bagi provinsi-provinsi lain untuk mengendalikan pandemi di wilayah masing-masing dengan terus memantau pengendalian secara ketat dan meningkatkan jumlah pemeriksaan, penelusuran, dan perawatan pasien Covid-19. 


Dalam arahannya, meminta agar peta jalan pemberian vaksin Covid-19 sudah dapat dipaparkan dalam minggu ini. Selain itu, dalam dua minggu ke depan, prioritas penanganan pandemi ditujukan pada 12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang cukup tinggi dan menyumbang 30 persen dari total kasus aktif nasional.

 

“Yaitu di Kota Ambon, Jakarta Utara, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Jayapura, Kota Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Pekanbaru, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur,” pungkasnya. (JOB-02/MSN)

You can share this post !