INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Tanggal 20-22 Oktober 2020 Buruh Masih Akan Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law

15 October, 2020 18:39 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Tanggal 20-22 Oktober 2020 Buruh Masih Akan Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law

Foto : Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA.TV,-  Koordinator Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos menegaskan, jika Fraksi Rakyat Indonesia akan menggelar aksi pada tanggal 20 sampai 22 Oktober 2020 mendatang.

 

Sejauh ini, pihak mereka belum ada rencana untuk menempuh jalur ke MK, karena dirinya menilai, DPR sendiri sudah tidak menempuh jalur hukum saat membuat UU Cipta Kerja.

 

Serikat buruh menolak adanya pembahasan aturan turunan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Sebagaimana diketahui, Draf UU Ciptaker telah diserahkan ke Presiden Joko Widodo pada Rabu (14/9).

 

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, sejak awal pembahasan RUU Ciptaker buruh sudah berulang kali mencoba melibatkan diri dalam pembahasan RUU Ciptaker di DPR. Serikat buruh sudah menyerahkan draft sandingan usulan buruh.

 

"Buruh menolak omnibus law UU Cipta Kerja, dengan demikian tidak mungkin juga menerima peraturan turunannya, apalagi terlibat membahasnya. Buruh merasa dikhianati oleh DPR RI," katanya, Kamis (15/10/2020).

 

Namun aspirasi itu tidak dilanjutkan oleh pihak dewan, dan memilih ngebut menandatangani RUU Cipta Kerja, bahkan untuk pengesahannya pun dipercepat pada tanggal 5 Oktober 2020 lalu.

 

"Tidak benar apa yang dikatakan DPR RI bahwa 80% usulan buruh sudah diadopsi dalam UU Cipta Kerja," kata dia.

 

Said Iqbal pun menyatakan, buruh tengah mempersiapkan aksi lanjutan secara terukur terarah dan konstitusional. Aksi itu di antaranya judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk uji formil dan uji Materiil.

 

Serikat buruh juga meminta legislative review ke DPR RI. Di samping itu, serikat buruh juga akan melakukan dan sosialisasi kampanye tentang isi dan alasan penolakan omnibus law UU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan oleh buruh. (MSN) 

You can share this post !