INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kata Hotman Paris Pasal UU Omnibus Law Sebut Majikan Bisa Dipenjara 4 Tahun Kalau…

15 October, 2020 19:42 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Kata Hotman Paris Pasal UU Omnibus Law Sebut Majikan Bisa Dipenjara 4 Tahun Kalau…

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,-  Salah satu pasal yang ada dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja akan menguntungkan para buruh. Hal ini diutarakan oleh seorang Pengacara kondang, Hotman Paris.

 

Setelah membaca draf UU Cipta Kerja, Hotman menemukan isi yang menyoroti adanya pasal mengenai hukum pidana bagi para pelaku yang tidak memberikan pesangon. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Hotman menanyakan kebenaran akan hukum pidana tersebut kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Idham Azis.

 

"Bapak Kapolri, apa bila benar isi Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law di mana diatur majikan yang melanggar pasal tentang pesangon dianggap melakukan tindak pidana kejahatan dan dapat dipenjara sampai 4 tahun penjara?" kata Hotman Paris dikutip  dari akun Instagram @hotmanparisofficial, Kamis (15/10/2020).

 

Aturan tersebut menurutnya, merupakan kabar baik bagi para buruh. Sebab buruh tidak akan lagi membawa tuntutan soal pesangon ke pengadilan perburuhan atau ke Mahkamah Agung. Jika tuntutan dibawa ke dua tempat tersebut akan memakan waktu yang lama.

 

"Ini berita bagus bagi para buruh. Dia tidak perlu lagi ke pengadilan perburuhan, ke Mahkamah Agung, bisa berbulan-bulan bahkan lebih dari setahun untuk pesangon," jelas Hotaman.

 

Jika dengan UU Cipta Kerja tersebut, maka menurut Hotman Paris, para buruh hanya tinggal membuat laporan polisi untuk memenjarakan majikannya.

 

"Sekali LP, laporan polisi, pasti majikan yang konglomerat dari pada di BHT di polisi dia akan bayar pesangon," ujarnya.

 

Lebih lanjut, Hotman menyarankan, agar Kapolri segera membentuk devisi ketenagakerjaan.

 

"Maka Bapak Kapolri, cepat buat divisi ketenagakerjaan. Laporan polisi mengenai pesangon akan jauh lebih banyak dari laporan polisi mengenai Undang-undang ITE," pungkas Hotman Paris. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN