INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Tak Mau Covid-19 Meningkat, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Cegah Klaster Libur Panjang

20 October, 2020 08:11 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Tak Mau Covid-19 Meningkat, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Cegah Klaster Libur Panjang

Foto : Ilustrasi/ Doc. Inspira TV

BANDUNG INSPIRA.TV,- Menjelang liburan panjang  akhir pekan yang akan dimulai pada hari  Kamis (29/10/2020) mendatang, tepat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diprediksi akan terjadi peningkatan aktivitas wisata akibat libur panjang.

 

Pada libur panjang sebelumnya di masa Idul Adha, kasus positif Covid-19 di Jawa Barat meningkat. Hal tersebut menyusul meningkatnya aktivitas warga yang melibatkan kegiatan berkumpul dan berwisata.

 

Untuk mencegah hal itu terjadi lagi, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan pihaknya telah menyiapkan materi edukasi untuk masyarakat. Pesannya adalah meningkatkan kedisiplinan 3M alias memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

 

"Pelajaran dari Iduladha dulu, jadi perhatian kita di akhir bulan ini adalah menyiapkan materi edukasi. Pada dasarnya adalah disiplin 3M, karena dengan hal tersebut kegiatan apapun bisa terkendali," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil, Senin (20/10/2020) kemarin.

 

Selain itu, pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga mengatakan, penerapan 3M juga akan dipantau oleh personel keamanan yang diperbanyak. Terutama di daerah yang masih termasuk zona merah.

 

"Fokus penguatan 3M sudah dikoordinasikan pada Kapolda dan Kodam untuk memperbanyak tim, perbanyak personil. Jadi kita akan meningkatkan kampanye 3M, menguatkan personil (pengawasan), sambil meminta pengelola destinasi wisata tegas melakukan penyisiran (terhadap pelanggar protokol kesehatan)," paparnya.

 

Meski pengawasan diperketat, ia mengatakan, pihaknya tidak akan membebankan syarat untuk warga luar kota datang ke Jabar, misalnya dengan membawa surat keterangan tes Covid-19.

 

"Ya kalau harus bawa hasil swab masing-masing itu kan mahal. Yang penting sekarang mah kuncinya hanya itu saja, 3M. 'Vaksin' yang sudah tersedia ya masker, 'lockdown' terbaik itu pakai masker," ungkapnya.

 

"Nanti kita buktikan hasilnya, apakah dengan kedisiplinan ini hasilnya tidak separah waktu Iduladha," jelasnya. (MSN)

You can share this post !