INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Cerita Mahasiswa KKN UGM Bantu Siswa Kesulitan Belajar di Tengah Pandemi

22 October, 2020 13:01 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Cerita Mahasiswa KKN UGM Bantu Siswa Kesulitan Belajar di Tengah Pandemi

Foto: Istimewa

SLEMAN INSPIRA.TV,- Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan. Kegiatan pembelajaran pada akhirnya dijalankan secara daring, untuk meminimalisir risiko penyebaran virus corona baru. Sementara di sebagian kecil daerah yang berada di zona hijau telah mulai menjalankan pembelajaran secara tatap muka atau luring. 


Tak dipungkiri pembelajaran daring memunculkan sejumlah persoalan bagi para siswa. Banyak siswa yang mengalami kendala atau kesulitan saat belajar online di tengah pandemi. Kondisi tersebut mendorong UGM menerjunkan sebanyak 75 mahasiswanya dalam KKN Peduli Pendidikan di 16 lokasi di tanah air. 


Hal ini dilakukan guna membantu siswa-siswa SD hingga SMA yang menemui hambatan pembelajaran daring karena tidak memiliki akses internet, keterbatasan kuota/pulsa, tidak memiliki peralatan, serta kesulitan dalam pendampingan orang tua. Adapun pelaksanaan KKN dilaksanakan dengan kombinasi secara luring dan daring.


Salah satu mahasiswa KKN Peduli Pendidikan UGM periode tujuh tahun 2020, Luthfi Indrayani mengatakan ia bersama rekan-rekannya melaksanakan KKN tematik peduli pendidikan sejak 1 Agustus hingga 10 Oktober 2020.


Selama sekitar 50 hari mereka melakukan pendampingan belajar bagi siswa SD, SMP, dan SMA secara daring di Kulon Progo. Lalu, pendampingan belajar secara luring di Sewon, Kasihan, dan Piyungan.


“Program pendampinga belajar kita bagi dalam tiga metode yakni umum, privat, dan keahlian khusus,” ungkapnya dalam acara penarikan kembali mahasiswa KKN Peduli Pendidikan secara daring, Kamis (22/10/2020).


Lebih lanjut Luthfi memaparkan pendampingan belajar secara umum dilakukan bagi siswa yang memiliki preferensi metode belajar bersama-sama. Kemudian pendampingan secara privat dilakukan untuk membantu siswa sesuai dengan kendala personal saat belajar daring.


Misalnya, siswa memiliki riwayat penyakit bawaan dan hiperaktif, hanya fokus pada biang khsusus sehingga kesulitan memahami pembelajaran akademik, serta tidak dibimbing orang tua karena orang tua buta huruf, pendidikan rendah, bekerja, maupun temperamen.


“Pendampingan privat juga untuk siswa yang tidak memiliki gawai,”imbuh mahasiswa Fakultas Pertanian UGM ini.


Sementara untuk pembelajaran kehalian khusus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Dia mencontohkan seperti program hafalan Al Quran (tahfidz)  dan pelatihan desain.


Ia menambahkan, melalui kegiatan KKN Peduli Pendidikan ini mereka juga melakukan penguatan kapasistas dan keterampilan digital kepada siswa, guru, dan wali murid.


Salah satu Dosen Pembimbing Lapangan KKN Peduli Pendidikan, Dr. drg. Rurie Ratna Shantiningsih, MDSc., menyampaikan kebanggaannya kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan program KKN Peduli Pendidikan.


Banyak cerita yang mengiringi pelaksanaan KKN Peduli Pendidikan di tengah pandemi Covid-19 ini. Tidak sedikit rintangan dalam pelaksanaan KKN namun dengan semangat dan kreativitas mahasiswa program-program yang dibuat bisa tetap dijalankan dengan sejumlah penyesuaian. (DAN/HAP)

You can share this post !