INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Polisi Tetapkan 5 Orang Bikers yang Gulung Prajurit TNI

02 November, 2020 18:48 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Polisi Tetapkan 5 Orang Bikers yang Gulung Prajurit TNI

Foto: Istimewa/Tangkapan Layar Video Viral

BANDUNG INSPIRA.TV,- Pihak kepolisian telah menetapkan lima orang bikers dari komunitas Harley Owner Grup (HOG) Siliwangi Chapter Bandung Indonesia, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan prajurit TNI, di Bukittinggi.


Pihak HOG bakalan memberikan bantuan hukum kepada kelima anggotanya tersebut. Adapun lima orang tersebut, diantaranya berinisial TS, BS, MS, HS dan JA.


"Betul, dari HOG tentunya tetap akan memberikan pendampingan hukum, sesuai dengan KUHAP, setiap tersangka yang ancaman hukumanya diatas 5 tahun kan wajib didampingi, kami tetap memberikan pendampingan hukum," kata Epriyanto sebagai Humas HOG SBC, Senin (2/11/2020).


Pihaknya juga akan mendatangi korban pengeroyokan. Epriyanto mengatakan tak hanya kepada korban saja, HOG juga akan menyambangi institusi tempat korban berdinas.


"Kita ada rencana untuk mendatangi seluruh korban dan juga institusi nya, namun tentunya kita menunggu agar situasinya mereda dan juga proses hukumnya berjalan," ucap dia. 


Dalam kasus pengeroyokan ini, sempat dikabarkan, Letjen (Purn) Djamari Chaniago merupakan ketua rombongan komunitas HOG. Hal itu dibantahkan Epriyanto. 


Ia mengatakan, bahwa memang benar jika Jendral bintang tiga itu, turut ikut dalam kegiatan touring tersebut, namun ia bukan sebagai ketua rombongan.


"Tidak benar bahwa Letjend TNI ( Purn ) Djamari Chaniago sebagai ketua rombongan Touring HOG SBC," ucapnya.


"Saya ingin meluruskan bahwa tidak demikian adanya, beliau sebagai pecinta motor dan beliau juga sudah sepuh, bukan berarti beliau sebagai ketua rombongan, jika beliau berada dalam satu kegiatan touring tersebut memang benar tapi bukan sebagai ketua rombongan, saya kira, kita semua harus bijaksana dalam memberikan statement. Dan kita semua juga harus sama-sama menghormati hukum yang saat ini sedang dilakukan oleh Polri dalam hal ini polres setempat," sambungnya. 


Eriyanto mengatakan organisasi HOG merupakan organisasi yang beranggotakan dari berbagai masyarakat. Tidak menutup diri, baik anggota Polri dan TNI turut menjadi anggota.


"Ini kan organisasi hobby, siapapun bisa menjadi anggota, tidak terkecuali para petinggi TNI maupun Polri. Namun yang perlu dicatat adalah, dengan bergabungnya mereka bukan berarti mereka menjadi backing atau ketua," pungkasnya. (MSN)

You can share this post !