INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kabar Gembira 2 Hari Terakhir Kota Bekasi Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19

04 November, 2020 08:27 WIB | INSPIRA SEHAT

Inspira TV - Kabar Gembira 2 Hari Terakhir Kota Bekasi Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19

Foto : Ilustrasi

BEKASI INSPIRA.TV,-  Kabar gembira doatang dari wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat terkait dengan penanganan Covid-19.  Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang diunggah website corona.bekasikota.go.id, pada hari Selasa (3/11) kemarin, tidak ada penambahan kasus positif sejak dua hari terakhir.

 

Dari total jumlah tersebut, 6.154 di antaranya dinyatakan sembuh, sementara sebanyak 142 meninggal dunia, dan 379 masih menjalani perawatan maupun isolasi. Total kasus probable mencapai 439 dimana 26 di antaranya masih dalam perawatan.

 

Peningkatan terjadi pada kasus kontak erat dan suspek, masing-masing bertambah 100 dan 57 orang. Total kontak erat mencapai 4.084. 210 di antaranya masih dalam karantina, sedangkan total kasus suspek mencapai 7.878 dan 148 di antaranya masih menjalani perawatan.

 

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, hingga saat ini penanganan Covid-19 di Kota Bekasi terus dilakukan secara masif dengan memperbanyak tes swab hingga ke tingkat RT/RW. Termasuk sosialisasi gerakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir.

 

“Kami terus melakukan tracking dari pasien positif, baik keluarga atau sekitarnya yang berhubungan langsung agar mendapat hasil tercepat dan mencegah munculnya klaster baru,” ujarnya, Rabu (4/11/2020).

 

Adapun sosialisasi 3M dilakukan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Bekasi secara terus menerus dan konsisten. Masyarakat wajib disiplin mengikuti aturan tersebut.

 

Kendati tidak ada penambahan kasus dalam dua hari terakhir, Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan Kota Bekasi menjadi satu-satunya daerah di Jabar yang masuk ke dalam kategori kewaspadaan tinggi atau zona merah.

 

"Peta zona resiko minggu ini berharap nol (zona merah), tapi tetap ada satu. Kemarin Depok, sekarang dari catatan Komite Penanggulangan Covid-19 berpindah ke Kota Bekasi," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Mapolda Jabar yang juga disiarkan secara daring, Senin (2/11/2020).

 

Ia mengatakan, pergeseran zona tersebut menunjukan bahwa sebaran Covid-19 di Jabar masih fluktuatif. Hal tersebut di antaranya disebabkan oleh mobilitas masyarakat saat ini yang cukup tinggi meningat berbagai sektor ekonomi telah direlaksasi.

 

"Jadi ini fluktuatif, secara umum karena pergerakan (masyarakat) dan hal-hal lainnya," ungkapnya. (MSN)

You can share this post !