INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

ATSDI Berharap 2 Tahun Fase ASO Sudah Bisa Dilaksanakan

04 November, 2020 13:07 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - ATSDI Berharap 2 Tahun Fase ASO Sudah Bisa Dilaksanakan

Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,--  Ketua Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI), Eris Munandar, memberikan apresiasi kepada pemerintah dan DPR terkait pengesahan Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law. Seperti yang diketahui Presiden Jokowi telah menandatangani UU nomo 11 tahun 2020.

 

Jika dilihat dari konteks penyiaran, Eris menilai migrasi televisi analog ke digital dalam kurun waktu dua tahun dilakukan oleh lembaga penyiaran dalam UU Cipta Kerja mampu membuat posisi Indonesia sejajar dengan negara lain yang sudah menerapkan aturan tersebut.

 

"Inilah legislasi primer yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan bangsa Indonesia yang kita tahu bahwa Indonesia sudah sangat terlambat dalam proses migrasi ini. Mudah-mudahan dengan penetapan analog switch off (ASO) yang paling lambat 2 tahun ini bisa lancar dan juga bisa membuat bangsa Indonesia kembali sejajar dengan negara-negara lain yang sudah bermigrasi," kata Eris dalam Rakornas KPI 2020 disiarkan secara langsung di Youtube Media Center KPI Pusat, Senin (2/11/2020).

 

Eris menegaskan memberikan dukungan penuh kepada penerapan ASO. Ia juga optimis kepada masyarakat Indonesia yang sudah sangat siap dengan fase perubahan tersebut. Ia juga memiliki keyakinan bahwa pemerintah dapat menyediakan sosialisasi yang masif seputar ASO ini.

 

"Yakin seyakin-yakinnya pemerintah dalam kurun waktu 2 tahun ini bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumahnya untuk menetapkan Analog Switch Off ini. Seperti mengenai ketersediaan masyarakat yang belum bisa mengakses siaran digital," ujar dia.

 

Eris juga mengungkapkan keuntungan lain dari Omnibus Law jika dilihat dari sisi penyiaran, yaitu menguatkan peran KPI.

 

"Kemudian juga kita mengapresiasi mengenai peran dari KPI yang akan semakin dikuatkan dengan kehadiran ke undang-undang omnibus Law ini," tukas dia.

 

Eris juga mendorong agar revisi Undang-undang Penyiaran yang sudah tertahan selama hampir 14 tahun bisa segera disahkan pada tahun 2021 nanti. Menurutnya revisi UU Penyiaran ini juga dapat menguatkan peran KPI dan memberikan kejelasan regulasi bagi televisi di Indonesia. (MSN)

You can share this post !