INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Rakornas ATSDI 2020 Resmi Dibuka, Kominfo Dukung ASO 2 Tahun

12 November, 2020 11:33 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Rakornas ATSDI 2020 Resmi Dibuka, Kominfo Dukung ASO 2 Tahun

Foto: Tangkapan Layar Zoom ATSDI

BEKASI INSPIRA.TV,- Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) 2020 diawali dengan iringan lagu indonesia Raya, Kamis (12/11/2020) di Grand Ballroom Hotel Grand Zuri, Bekasi, Jawa Barat. Rakornas tahun ini bertujuan untuk menyikapi penetapan Undang-Undang Cipta Kerja yang telah ditetapkan pemerintah. 


Dalam pembukaan Rakornas, Ketua ATSDI Eris Munandar mendukung penuh langkah pemerintah karena kluster penyiaran dalam UU Cipta Kerja menyebut digitalisasi Analog Switch Off (ASO) ditetapkan paling lambat 2 tahun. 


"Kami menyerukan agar seluruh TV analog segera bermigrasi menjadi TV digital. ATSDI sejak awal selalu mendorong percepatan ini. Sekarang satu tahap sudah diselesaikan, menggolkan kluster penyiaran di UU Ciptaker. Tapi masih ada lagi yang harus dilakukan yakni berkaitan dengan UU Penyiaran yang akan diselesaikan komisi I DPR tahun 2021," ujar Eris.


Sementara itu Direktur Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Geryantika Kurnia mengatakan, UU Ciptaker akan menjadi landasan yang kuat agar November 2021 ASO sudah bisa diterapkan untuk seluruh lembaga penyiaran sehingga seluruh TV analog segera menjadi TV digital.


"Dengan ASO 2 tahun ini, menurut kami adalah jangka waktu yang rasional untuk dicapai walaupun kerjaan kita untuk migrasi ini sangat luar biasa. Karena jumlah tv digital saat ini ada 728 dan itu bukan awal yang mudah. Tapi dari sisi infrastruktur kita sudah punya TVRI yang existing di daerah,ada di 12 provinsi," ungkap Geryantika via aplikasi Zoom. 


Menurutnya, dengan adanya siaran tv digital maka ragam isi siaran televisi akan lebih bervariasi dan berkualitas. Kominfo juga mendukung percepatan digitalisasi agar bisa diimplementasikan kurang dari 2 tahun. 


"Saya khawatir kalau di tv analog sekarang ratingnya bagus tapi pengaturan programnya tidak ada. Terlebih 71% masyarakat di Indonesia sudah tahu bahwa ada program migrasi dari analog ke digital menurut Survey Litbang Kompas. Kami ingin agar bisa lebih cepat dari 2 tahun," jelas Geryantika.


"12 provinsi sudah siap mendampingi TVRI Jadi kekurangan komitmen ini akan kami lengkapi oleh pemerintah. Migrasi ini bisa mulai kapan? Nah kita harus siapkan infrastruktur di 22 provinsi lagi. Kita sukseskan ASO 2 tahun, kalau bisa lebih cepat lebih baik," tambahnya. 


Selain ATSDI dan perwakilan dari Kominfo, Rakornas 2020  juga dihadiri Ketua KPI Pusat Agung Suprio, dan Tim Ahli Wapres RI Nurdin Tampubolon. (HAP)

You can share this post !