INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Hina Polisi dan Negara Pria Bertato ACAB Meringkuk di Balik Jeruji Besi

16 November, 2020 09:48 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Hina Polisi dan Negara Pria Bertato ACAB Meringkuk di Balik Jeruji Besi

Foto: Masnurdiansyah / Doc Inspira TV

BANDUNG INSPIRA.TV,- Seorang pria merekam aksinya dan diunggah melalui akun media sosial pribadi miliknya. Pria bernama Dimas M Pamungkas melalui akun instagram @classypunkwashere, membuat postingan ujaran kebencian dan kegaduhan, pada hari Kamis (12/11)  kemarin.

 

Dalam videonya, pria itu menuliskan komentar 'RUU RUU makin anjing, polisi buka seragam ayo baku hantam aja kita @praburestabesbandung. Saya minum, saya ngobat, saya nyabu, sini polisi mampir aja ke rumah' tulisnya dalam video tersebut.

 

Sehari kemudian, tepatnya pada Jumat (13/11) malam, pria tersebut langsung diamankan oleh Satreskrim Polrestabes Bandung dan Tim Prabu 3 Polrestabes Bandung dan dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dimintai keterangan.

 

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, mengatakan motif pria tersebut adalah menyebarkan ujaran kebencian dan menyebabkan keresahan melalui media sosial.

 

"Semalam tanggal 13 November 19.00 WIB, tim Polrestabes Bandung menangkap seorang berinisial DM, yang mana DM ini telah melakukan penyebaran menimbulkan permusuhan atau kebencian di konten media sosial. Oleh karena itu, dilakukan penangkapan dan diperiksa oleh petugas Reskrim Polrestabes Bandung," ujarnya, Senin (16/11/2020).

 

Dalam video yang beredar, pria tersebut berpose seperti sedang menghirup ganja.

 

"Pada saat ditangkap, tersangka sedang menghisap sesuatu, tapi berdasarkan pengakuannya yang ia hisap yakni tepung gula, tapi ini sedang kita dalami, mungkin setelah ini dilakukan pemeriksaan urine. Nantinya akan didalami lagi, apakah dia terkait dengan narkoba lainnya," tuturnya.

 

Menurut pengakuan pria tersebut, ia membenci aparat dan pemerintah. Hal itu terlihat dari tato ditubuhnya yang bertuliskan ACAB.

 

"Dari hasil pemeriksaan, dia membenci aparat atau pemerintah, dan negara. Jadi dengan kebencian itu, dia selalu menjelek-jelekkan dan memberikan konten yang bersifat kebencian kepada suatu golongan yang bisa disebut sara," kata Ulung.

 

Ulung juga menuturkan, saat ini DM telah diamankan dan akan dimintai keterangan mendalam.

 

"Seperti kita lihat di badannya, dan pengakuannya tidak suka dan benci terhadap aparat negara, Bisa dilihat dari tanda bukti tato yang ada berlambang A, seperti kita ketahui bersama. Apapun yang dilakukan pemerintah, dia tidak suka, akan melakukan ujaran kebencian, karena dia tidak suka terhadap negaranya," ujarnya.

 

Saat ini, pria tersebut telah diamankan oleh petugas kepolisian, Sabtu (14/11/2020). Akibat perbuatannya, ia disangkakan Pasal 45A ayat (2) UU nomor 19 Tahun 2016 tentang Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UUITE). (MSN)

You can share this post !