INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Belasan Ribu Surat Suara di Rusak Jelang Pilkada Cianjur

18 November, 2020 08:45 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Belasan Ribu Surat Suara di Rusak Jelang Pilkada Cianjur

Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Jelang pelaksanaan Pilkada Cianjur, Jawa Barat, belasan ribu surat suara diketahui rusak. KPU Cianjur sendiri telah melakukan penyortiran dan pelipatan selama tiga hari yang melibatkan 300 orang tenaga relawan.

 

Terkait kerusakan surat suara, Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah mengatakan, akan melakukan pengajuan penggantian dan penambahan karena terdapat kekurangan dari total surat suara sebanyak 1.674.756. Setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan, ditemukan 15.532 lembar surat suara rusak, ditambah ada kekurangan sebanyak 4.912 lembar dari penyedia.

 

”Total kekurangan sebanyak 20.444 surat suara, termasuk kekurangan pengiriman dari penyedia. Pasalnya dari jumlah yang sudah disepakati sebanyak 1.674.756, KPU Cianjur hanya menerima 1.669.844,” kata Selly Nurdinah di Cianjur, Rabu (18/11/2020).

 

Menurutnya, KPU Cianjur akan mengajukan penggantian dan penambahan sebanyak 20.444 surat suara yang harus dipenuhi pihak penyedia. Sebab, setelah dilakukan penyortiran total surat suara yang dinyatakan baik dan layak sebanyak 1.654.312 lembar.

 

Pihaknya berharap setelah surat penggantian diterima, penyedia dapat langsung melakukan penggantian karena surat suara pengganti akan kembali disortir dan dilipat. Selanjutnya didistribusikan ke masing-masing PPK dan PPS sesuai jadwal agar tidak terjadi keterlambatan pendistribusian minimal dua hari menjelang hari H pada 9 Desember.

 

”Target kami, dua hari menjelang hari H seluruh logistik untuk pilkada sudah sampai di titik akhir pendistribusian di masing-masing PPS. Sehingga, keterlambatan yang sempat terjadi pada pemilu lalu, tidak terulang,” terang Selly.

 

Selly Nurdinah mengharapkan, pada pilkada kali ini, tingkat partisipasi warga meningkat dibandingkan pada pilkada sebelumnya. Sehingga, berbagai upaya untuk meningkatkan angka tersebut dilakukan dengan cara menggencarkan sosialisasi di media sosial dan alat peraga kampanye yang dipasang di seluruh kecamatan hingga tingkat desa.

 

”Targetnya minimal meningkat dibandingkan partisipasi pada pilkada tahun sebelumnya. Sampai saat ini, sosialisasi terus digencarkan baik tatap muka secara terbatas atau melalui media online serta melalui alat peraga, seperti baliho, banner dan pamflet yang dipasang di berbagai wilayah di Cianjur,” tukas Selly. (MSN)

You can share this post !