INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ratusan Massa di Garut Demo Tolak Kedatangan Habib Rizieq

30 November, 2020 12:02 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Ratusan Massa di Garut Demo Tolak Kedatangan Habib Rizieq

Foto: Boby Roska/Dok. Inspira TV

GARUT INSPIRA.TV,- ​Aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab di Jawa Barat terus berlangsung. Di Kabupaten Garut, sekitar 150 orang yang mengatasnamakan Masyarakat Garut Cinta NKRI melakukan aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Lima Kota Dodol.


Massa membawa spanduk dan Baliho yang berisi kecaman dan penolakan terhadap pimpinan FPI tersebut ke Garut. Mereka pun meneriakan yel yel bernada, Garut cinta damai dan menolak provokasi yang mengatasamakan agama tertentu.


Kusdiyatno, koordinator aksi unjuk rasa mengatakan, menolak secara tegas kunjungan Habib Rizieq ke Kabupaten Garut.


“Kami bersepakat bahwasanya tidak menghendaki kehadiran pimpinan FPI tersebut ke Garut. Kami cinta damai, kami ingin Indonesia ini tentram dan adem tidak gaduh-gaduh,” ujarnya pada wartawan.


Kusdiyatno juga menyebut, jika Aliansi Masyarakat Garut Cinta NKRI, menyatakan dukungan terhadap TNI Polri yang telah melakukan tindakan tegas terhadap dugaan aksi provokasi yang terjadi belakangan ini.


Menyoal soal isi ceramah bernada provokatif, Kusdiyatno mengatakan agar jangan melakukan provokatif yang memicu perpecahan di kalangan umat beragama.


“Tentu saja, kami sebagai warga masyarakat tak mau dipecah belah oleh siapapun. Terlebih oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama akan tetapi tidak sesuai dengan ajarannya,” ungkap Kusdiyatno.


Umat jangan dipecah belah, lanjut Kusdiyatno, hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. Menurutnya, jangan korbankan masyarakat dengan kegiatan yang dapat menimbulkan cluster baru Covid-19. Apalagi Kabupaten Garut saat ini sudah banyak yang terpapar Covid-19.


“Saya sangat cinta dengan ulama dan habaib tapi bukan yang provokator. Ulama itu harus memberikan kedamaian dalam ceramahnya bukan menyulut permusuhan,’ ujarnya.


Dikatakan Kusdiyatno, rencana safari Habib Rizieq Shihab ke Garut dikhawatirkan menjadi polemik bagi warga masyarakat. Oleh karenanya, pihaknya kini bersepakat untuk menolak kedatangan imam besar FPI tersebut.


“Kita sudah damai dan tengah dalam pandemi, jadi jangan ditambah dengan aksi atau kegiatan-kegiatan yang dapat memecah anak bangsa. Mari bangun negara ini dengan ceramah-ceramah yang konstruktif dan produktif tidak dengan destruktif,” jelas Kusdiyatno.

 

Kusdiyatno juga mengakui, pihaknya cinta ulama, cinta Habaib, dan tidak anti Ormas Islam. Hanya saja menolak dakwah-dakwah yang Provokatif.


Seperti diketahui sebelumnya, kedatangan Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu, menciptakan kerumunan orang di Bandara Soekarno Hatta dan kerumunan di Megamendung Bogor. (BOB/HAP)

You can share this post !