INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Berkas Kasus Penganiayaan Polisi Sudah P21, 6 Simpatisan KAMI Jadi Tersangka

03 December, 2020 15:22 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Berkas Kasus Penganiayaan Polisi Sudah P21, 6 Simpatisan KAMI Jadi Tersangka

Foto: Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Polda Jabar telah menetapkan 6 tersangka terkait kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan terhadap polisi berpangkat Brigadir berinisial A di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung. Kini, berkas penyidikan kasus tersebut sudah lengkap atau P21.


Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi, mengatakan 6 tersangka tersebut berinisial DR, DH, CH, UJ, MY dan IR. Keenamnya adalah simpatisan KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) Jabar. 


"Kami telah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap para tersangka. Kemudian, berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan tinggi Jabar," ujarnya, Kamis (3/12/2020).


Dengan demikian, Patoppoi menjelaskan, total sudah ada 6 orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut.


"Hasil koordinasi dengan Jaksa penuntut umum, penyidik akan melimpahkan tersangka beserta barang bukti pada Senin (7/12/2020), guna dilanjutkan ke pengadilan," jelas Patoppoi. 


Akibat perbuatannya, DR, DH, CH, UJ, MY dan IR dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun.


Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian Polda Jabar mengamankan beberapa oknum massa terkait unjuk rasa berujung ricuh yang dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Jabar dan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020) lalu.


Pasca kericuhan tersebut, diketahui oknum massa melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap petugas kepolisian dengan pangkat Brigadir berinisial A.


Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi, menjelaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku lain.


"Sementara masih tiga orang yang ditahan, mungkin akan ada pengembangan lain nanti. Masih kita upayakan untuk pengungkapan, itu merupakan posko relawan di mana pada saat itu di posko disiapkan untuk mendukung logistik dan kesehatan terhadap pelaku unjuk rasa," ujarnya di Polda Jabar, Senin (12/10/2020).


"Begitu anggota melakukan pengecekan ke dalam posko, di posko tersebut terjadilah penganiayaan terhadap anggota kita. Untuk terkait anggota yang dianiaya di Polrestabes masih penyelidikan. Jadi anggota yang dilakukan penganiayaan ada di Karawang, Polrestabes, dan Sultan Agung Bandung," jelas Patoppoi. (MSN)

You can share this post !