INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kota Bandung Miliki Taman Sungai Berkabut

22 December, 2020 15:40 WIB | INSPIRA TRAVEL

Inspira TV - Kota Bandung Miliki Taman Sungai Berkabut

Foto: Boby Roska/ Dok. Inspira TV

BANDUNG INSPIRA.TV,- Pemerintah Kota Bandung meresmikan keberadaan Taman Kandaga Puspa, yang memiliki aliran sungai berkabut di Jalan Cisangkuy, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.


Sungai berkabut ini merupakan kolam retensi seluas 1.700 meter persegi dan menjadi ruang terbuka hijau. Dengan mengedepankan protokol kesehatan, Walikota Bandung Oded Muhammad Danial, didampingi Wakil Walikota Yana Mulyana dan Sekda Kota Bandung Ema Sumarna meresmikan langsung Taman Sungai Berkabut ini.


"Ya jadi hari ini kita launching Taman Sungai Berkabut ini, dengan harapan bisa memberi manfaat bagi warga Bandung minimalnya dari segi fungsi ya," ujar Oded pada Inspira.TV, Selasa (22/12/2020).


Disebut Sungai Berkabut, lantaran mampu mengeluarkan kabut uap yang cukup tebal sehingga menampilkan pemandangan yang indah.


"Ini unik ya. Saya kira ini pertama kali ada dan adanya di Bandung. Ada keluar uap atau kabut jadi seperti suasana di Lembang dan ini sangat cocok di Bandung," kata dia.


Hembusan kabut ini pun memiliki aroma yang wangi dan sehat sehingga aman saat dihirup. Adanya kolam retensi ini, lanjut Oded, diyakini dapat menahan derasnya arus sungai Cikapayang dan meminimalisir terjadinya banjir.


"Ini kan kolam retensi ya, jadi bisa meminimalisir terjadinya banjir di hilir," ujarnya.


"Taman sungai berkabut ini ada, jadi menambah nilai estetika dan keindahan kota Bandung juga ya. Tapi untuk sementara waktu belum bisa dimanfaatkan secara bebas karena masalah penyebaran Covid-19 di Bandung," imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi menjelaskan, hembusan kabut yang keluar adalah proses fisika. Yakni berupa butiran-butiran air yang sangat kecil sehingga nampak seperti asap.


"Sungai berkabut Kandaga Puspa ini kita pakai mist technology, tapi tidak pakai proses kimia, yang dipakai ini proses fisika. Air didistribusikan dengan pompa sprinkle nano," tuturnya.


Untuk biaya pembuatan sungai berkabut ini, menghabiskan dana sekitar Rp 190 yang berkonsep taman di ruang terbuka hijau.


"Jadi ini konsepnya untuk kebahagiaan. Anak-anak juga bisa bermain. Kalau aromatherapy itu fungsinya untuk relaksasi," kata Didi.


Didi juga mengatakan, sungai berkabut ini bisa sedikit memberi memori nostalgia bagi orang-orang lanjut usia yang dulu pernah merasakan hawa dingin berkabut di Kota Bandung. (BOB/HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN

BERITA INSPIRA
Ketua KPU Dipecat!

13 January, 2021 | 22:45 WIB