INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Jateng Terima 62.560 Dosis Vaksin, Gubernur Nyatakan Vaksinasi Mulai 14 Januari

04 January, 2021 12:48 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Jateng Terima 62.560 Dosis Vaksin, Gubernur Nyatakan Vaksinasi Mulai 14 Januari

Foto : Ilustrasi

JATENG INSPIRA.TV,-  Provinsi Jawa Tengah akan memulai vaksinasi Covid-19 pada pekan kedua Januari 2021. Rencananya, sasaran vaksinasi tahap pertama tersebut diprioritaskan bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) serta tenaga pendukung di seluruh fasilitas kesehatan.

 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang mengatakan itu. Menurutnya, Dinkes Jawa Tengah telah menerima sebanyak 62.560 dosis vaksin Sinovac, untuk penyaluran tahap pertama dari pemerintah, pada Seni (4/1/2021) dini hari tadi. Vaksin tersebut selanjutnya telah disimpan di sebuah tempat khusus, yang telah disiapkan di gudang Dinkes Jawa Tengah.

 

“Soal vaksin Covid-19 ini proses pendistribusian dari pusat memang bertahap dan Alhamdulillah, sudah kita siapkan semuanya termasuk nanti sistem distribusinya ke daerah sampai ke penerima (Dinkes kabupaten/ kota),” ungkap Ganjar, Senin (4/1/2021).

 

Menurutnya, Pemprov Jawa Tengah sudah menghitung total nakes di Jawa Tengah yang jumlah mencapai 177.784 orang. Artinya, vaksin yang telah diterima tersebut akan diberikan melalui vaksinasi tahap pertama kepada para nakes.

 

vaksinasi di Jawa Tengah juga akan dilakukan untuk para petugas pelayanan publik seperti TNI/Polri, Satpol PP, petugas bandara, pelabuhan, KA, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat sebanyak 1,1 juta.

 

“Setelah itu untuk masyarakat rentan pada tahap ketiga sebanyak 11,4 juta, dan tahap keempat untuk masyarakat umum lainnya 6,04 juta serta masyarakat lain termasuk pelaku ekonomi 4,5 juta," jelasnya.

 

Gubernur juga menyampaikan, secara aturan, ketentuan tentang vaksinasi tersebut kata dia memang tidak Gampang, karena pengelolaannya harus hati- hati betul dan rantai dingin vaksin harus benar- benar terjaga.

 

Harus ada rantai dingin, mulai dari sini (gudang Dinkes Provinsi Jawa Tengah) sampai ke kabupaten/ kota, puskesmas bahkan hingga ke orang yang akan divaksin harus menggunakan tempat khusus.

 

“Soal rantai dingin vaksin tersebut nggak boleh putus agar vaksinnya tidak rusak. Kami sudah siapkan pengelolaan dengan hati- hati sambil menunggu jadwal- jadwal kedatangan vaksin berikutnya,” kata Ganjar.

 

Lebih lanjut, Ganjar  menyampaikan, pihaknya sudah mendata penerimaan di masing- masing daerah. Sebanyak 35 kabupaten/Kota sudah dihitung distribusi vaksin tahap awal ini. Bahkan juga sudah ada tabelnya dari 35 kabupaten/ kota yang bakal menerima distribusi vaksin tersebut. Berdasarkan tabel tersebut, jumlah terbanyak Kota Semarang, kemudian Kota Solo dan Kabupaten Banyumas. “Ketiga daerah tersebut, rata- rata jumlahnya di atas 10 ribu dosis," jelasnya. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN