INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Longsor Sumedang Juga Telan 3 Orang Petugas Penyelamat

11 January, 2021 10:19 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Longsor Sumedang Juga Telan 3 Orang Petugas Penyelamat

Foto : Istimewa

SUMEDANG INSPIRA.TV,-  Peristiwa di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah menelan sedikitnya sebelas korban jiwa. Selain itu masih ada delapan orang dalam pencarian yang diduga terbenam tebing setinggi 20 meter dan lebar 40 meter.

 

Seolah makin menambah duka, deretan korban tak hanya berasal dari warga setempat. Beberapa petugas yang saat itu berada di lokasi kejadian, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cimanggung, bernama Suhanda turut menjadi korban.

 

Suhanda ditemukan meninggal setelah tertimbun material longsor susulan pada Sabtu, 9 Januari 2021 malam. Kejadian ini berbarengan dengan satu unit mobil patroli milik Polsek yang juga ikut tertimbun. Suhanda saat itu sedang melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak sebelum kemudian longsor susulan terjadi dan mengenai dirinya.

 

“Pak Suha sudah ditemukan meninggal dunia, namun belum berhasil dievakuasi. Jenazahnya masih tertimbun,” ujar Sertu Budi, Petugas Koramil Cimanggung.

 

Peristiwa nahas juga menimpa Yedi, salah satu petugas BDPD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang ditemukan meninggal saat tengah mengevakuasi korban.

 

“Iya, Kang Yedi BPBD Sumedang,” kata Budi.

 

Ia pun menambahkan, jasad Yedi berhasil ditemukan dekat mobil ambulan persis di lokasi ditemukannya jasad Suhanda.

 

Selain Yedi dan Suhanda, longsor tak luput merenggut nyawa Komandan Rayon Militer 1014/Cimanggung, Setyo Pribadi. Setyo sebelumnya sempat dinyatakan hilang pasca terjadinya longsor susulan, sesaat setelah beliau melakukan usaha pendataan dan evakuasi.

 

“Mendiang Pak Danramil sempat dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap, sebelum kita angkat ke rumah duka di Cimalaka, Kabupaten Sumedang untuk kemudian dikebumikan,” tutur Budi lagi.

 

Kedatangan Danramil Cimanggung bersamaan dengan rombongan Kapolres Sumedang, BPBD Sumedang, dan Tim SAR Basarnas, untuk melakukan pendataan dan evakuasi korban tertimbun.

 

Budi menyimpulkan, material longsor yang cukup tebal membuat para petugas kesulitan dalam mengevakuasi korban. (MSN/SON) 

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN