INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Babak Baru Kasus Tutupi Hasil Swab Test di RS Ummi Bogor, HRS Jadi Tersangka

11 January, 2021 15:30 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Babak Baru Kasus Tutupi Hasil Swab Test di RS Ummi Bogor, HRS Jadi Tersangka

Foto : Istimewa

JAKARTA INSPIRA.TV,- Dugaan kasus menutupi hasil pemeriksaan swab test Habib Rizieq Shihab (HRS) kini  memasuki babak baru. Kasus ketika petinggi FPI itu dirawat di Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor, beberapa waktu silam kini sudah ada perkembangan yang baru.

 

Karena persoalan ini, hingga membuat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kota Bogor, saat itu tidak bisa menanganinya dengan baik. Ada tiga orang yang ditetapkan jadi tersangka dari kasus ini oleh Polisi. Hal itu dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigadir Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi.

 

"Penyidik sudah melaksanakan gelar (perkara) dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka," katanya kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

 

Gelar perkara penetapan tersangka dalam kasus ini dipastikan telah sesuai prosedur yang ada. Mereka yang ditetapkan jadi tersangka adalah HRS, kemudian dr Andi Tatat selaku Dirut RS Ummi, dan menantu Habib Rizieq yaitu Hanif Alatas.

 

Penyidik juga telah menjadwalkan pemanggilan terhadap ketiganya sebagai tersangka. Rencananya mereka akan diperiksa pertama kali sebagai tersangka pekan ini.

 

"Minggu ini rencananya (pemanggilan ketiganya sebagai tersangka)," katanya lagi.

 

Sebelumnya diberitakan Rumah Sakit Ummi Bogor dilaporkan ke Polresta Bogor Kota oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor pada Jumat, 27 November 2020. Rumah Sakit Ummi diduga menghalangi dalam penanganan wabah penyakit menular.

 

Dalam surat laporan polisi Nomor: LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota, Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama RS Ummi dan kawan-kawan dengan pelapor Agustian Syah.

 

Agustian menjelaskan alasan melaporkan Direktur Utama RS Ummi karena diduga melakukan tindak pidana menghalangi atau menghambat dalam penanganan atau penanggulangan wabah pengakit menular.


Tim Satgas Covid-19 Kota Bogor datang ke RS Ummi untuk melakukan swab test pada salah satu pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut, patut diduga Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab.

 

Menurut Agus, dalam laporannya, salah satu pasien tersebut diduga terpapar Covid-19 dari klaster Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sesuai dengan kewenangan Satgas Kota Bogor.

 

Akan tetapi Direktur Utama RS Ummi tidak memberikan penjelasan secara utuh protokol proses penanganan pasien tersebut. Akibatnya Satgas Kota Bogor tidak bisa melaksanakan tugas sesuai prosedur penanganan Covid-19. (MSN) 

You can share this post !

BACA JUGA BERITA INSPIRA LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN