INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kejahatan Harun Yahya Terbongkar, Berakhir Hukuman Penjara 1.075 Tahun

12 January, 2021 16:43 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Kejahatan Harun Yahya Terbongkar, Berakhir Hukuman Penjara  1.075 Tahun

Foto : Istimewa/ AFP

INSPIRA.TV,- Harun Yahya alias Adnan Oktar, seorang ustad selebriti yang kontroversial dari Turki dihukum penjara 1.075 tahun dengan berbagai tuduhan kejahatan, diantaranya pemerkosaan, penipuan, hingga mendirikan dan mempin geng kriminal.

 

Menurut jaksa penuntut, Harun Yahya telah melakukan kejahatan tersebut selama puluhan tahun sejak 1990an. Untuk memuluskan rencana jahatnya dirinya selalu bermodalkan dalil agama.

 

"Anggota organisasi tersebut lalu memperkosa atau melecehkan wanita secara seksual dan memerasnya dengan berpura-pura bahwa perselingkuhan mereka direkam dalam video," ujar Jaksa dikutip dari situs Daily Sabah, Selasa (12/1/2021).

 

Terdapat seorang saksi korban berinisial CC mengaku bahwa dia dan sejumlah perempuan yang dia perkosa untuk meminum pil kontrasepsi.

 

Dalam kediaman Oktar, Polisi menemukan 69 ribu pil KB. Dia hanya berdalih pil itu digunakan untuk mengobati kelainan di kulit dan menstruasi.

 

"Saya mencurahkan banyak cinta untuk perempuan. CInta adalah kualitas seorang manusia. Cinta membuktikan kualitas seorang muslim," kata Oktar dalam sidang pada Oktober 2020 silam dikutip dari portal berita CNN.

 

Setelah kepolisian Turki melakukan penyelidikan dugaan kejahatan keuangan yang dilakukan oleh dia dan organisasi yang dibentuknya, Oktar ditangkap pada Juni 2018.

 

Selain itu, dia juga terbukti memata-matai pemerintah dalam hal politik dan militer.

 

Dia dan 235 terdakwa lainnya diadili sejak September 2019 dan telah menghadapi berbagai dakwaan, mulai dari spionase hingga pelecehan seksual. Hukuman penjara dengan total 1075 tahun dijatuhkan pada Harun Yahya dalam persidangan dengan mencakup 78 terdakwa.

 

Di Indonesia sendiri Adnan oKtar atau yang lebih dikenal Harun Yahya populer dengan pandangannya yang berbeda dengan teori Charles Darwin soal evolusi serta kerap kali mendasarkan argumennya pada perspektif AL Quran. (MSN/GIN)

You can share this post !