INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

FDR Sriwijaya Ditemukan CVR Masih Dicari, Lalu Apa Persamaan dan Perbedaannya?

12 January, 2021 20:19 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - FDR Sriwijaya Ditemukan CVR Masih Dicari, Lalu Apa Persamaan dan Perbedaannya?

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,- Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengangkat FDR (flight data recorder) milik pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh diperairan Kepulauan Seribu. Namun cockpit voice recorder (CVR) belum ditemukan.

 

FDR dan CVR adalah dua benda yang disebut sebagai kotak hitam (black box). Bila pesawat mengalami kecelakaan, seperti Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Jakarta itu, FDR dan CVR harus dicari untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat.

 

Lalu apa persamaan dan perbedaan FDR dan CVR

 

Persamaan FDR dan CVR yakni :

 

FDR maupun CVR terdiri dari tiga bagian yakni pertama, kotak yang menghubungkan black box dengan instrumen yang akan direkam.

 

Lalu kedua, sama-sama punya kotak tempat alat untuk merekam seperti kaset, CD, atau chip. Komponen berbentuk bundar adalah underwater locator beacon (ULB) yang bisa memancarkan sinyal untuk memudahkan pelacakan lokasi apabila terjatuh di dalam air. FDR dan CVR sama-sama aktif secara otomatis apabila mesin pesawat dihidupkan.

 

Lalu apa perbedaan dari kedua benda tersebut?

 

Melihat dari fungsinya FDR yakni merekam data-data penerbangan, yakni data-data teknis ketinggian, kecepatan, putaran mesin, radar, autopilot, dan lain-lain. Ada 5 hingga 300 parameter data penerbangan yang direkam dalam FDR.

 

Untuk CVR, merekam data-data percakapan pilot di dalam kokpit. Ada empat saluran CVR yang merekam percakapan, yakni:


Saluran 1 terhubung dengan pengeras suara yang digunakan pramugari kepada penumpang.


Saluran 2 terhubung dengan kopilot


Saluran 3 terhubung dengan percakapan pilot dan air traffic controller (ATC)


Saluran 4 terhubung dengan kokpit, merekam suasana, misalnya mesin berisik atau hujan.

 

FDR memiliki durasi rekaman yakni 25 hingga 30 jam Setelah durasi itu, data di FDR akan terhapus sendiri.

 

CVR, memiliki durasi rekaman hanya 30 menit saja. Perekaman menggunakan sistem looping di mana tape tersebut akan terus terulang dan mampu merekam hal yang baru dan mampu menghapus yang lama setiap 30 menit sekali.  Sehingga CVR biasanya hanya akan merekam suara saat 30 menit terakhir.

 

Perbedaan dari keluaran data, FDR akan menampilkan data dalam bentuk grafik maupun transkrip apabila data tersebut berupa percakapan. Kemudian data bisa divisualkan dengan animasi melalui software, yang salah satunya bernama Insight View. Dengan demikian, bisa diperkirakan posisi pesawat terakhir sebelum kecelakaan.

 

Sementara untuk CVR dari suara hasil rekaman data-data percakapan dan suasana di dalam pesawat. (MSN)

You can share this post !