INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kenapa Black Box harus Direndam Air? Ini Penjelasannya

13 January, 2021 14:43 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - Kenapa Black Box harus Direndam Air? Ini Penjelasannya

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,-  Black box atau kotak hitam menjadi bagian penting dari sebuah maskapai penerbangan. Benda tersebut berisikan data-data penting selama penerbangan jika terjadi kecelakaan. Bukan berwarna hitam namun kotak ini berwarna oranye.

 

Dalam kasus kecelakaan yang terjadi kali ini, menimpa pesawat Sriwijaya Air yang jatuh diperairan Kepulauan Seribu sudah memberikan sinyal, namun pihak petugas SAR masih mencari lokasi keberadaan black box tersebut. Black box benar-benar harus dijaga agar tidak mengalami kerusakan yang bisa mempersulit petugas untuk menyerap informasi.

 

Dilansir dari Aerotime, kotak hitam atau black box pesawat mesti selalu terendam di air untuk mengaktifkan sensor underwater locator beacon (ULB) agar alat perekam kegiatan pesawat itu menyala dan juga serta dapat ditemukan saat tenggelam ke air.

 

ULB adalah teknologi yg terdapat di di dalam kotak hitam yg digunakan untuk mengirimkan sinyal/ping saat sensornya menyentuh air. Fungsi alat tersebut berguna untuk membantu menemukan black box setelah kecelakaan pesawat yg terjadi di laut.

 

“Teknologi ini dapat mentransmisikan sinyal yang berasal dari kedalaman hingga 4.200 meter,” tulis Assosiated Press, dalam laporannya.

 

Oleh sebab itu, semua kotak hitam memiliki suar pencari tempat bawah air yg dapat mengirimkan sinyal saat kontak dengan air.

 

Seperti dikutip dari Flight Radar 24, black box terdiri dari dua kombinasi perangkat, yakni CVR (Cockpit Voice Recorder) dan FDR (Flight Data Recorder).

 

Fungsi FDR sendiri perekam data mengenai semua aspek pesawat saat terbang dari satu tempat ke tempat yg lain. Sementara CVR merekam percakapan di dalam kabin penerbangan serta suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis.

 

Ide dasarnya, apabila terdapat masalah yg muncul di pesawat, terutama saat ada kecelakaan, data dari kotak hitam dapat membantu merekonstruksi kejadian yang sebenarnya.

 

 “Perekam kokpit biasanya terletak di bagian ekor pesawat. Black box berfungsi untuk mencatat apa yg dikatakan kru serta memonitor situasi kokpit. Percakapan antara pilot yg berlangsung tepat sebelum pesawat rusak atau sebelum terjadi ledakan akan membantu para peneliti yang mengidentifikasi penyebab kecelakaan,”seperti yang dilansir dari Natgeo

 

Penyelidik terlatih dapat menangkap tanda peringatan atau ping darurat. Mereka juga dapat mengetahui info penerbangan penting seperti kecepatan pesawat dan perputaran mesin. Sementara itu, perekam kokpit sangat penting untuk menentukan waktu kejadian, karena di dalamnya berisi informasi  komunikasi antara kru dengan kontrol darat. (MSN/SON)

 

 

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA TEKNO LAINNYA