INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Akhlak Lebih Tinggi Daripada Ilmu

18 January, 2021 15:01 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Akhlak Lebih Tinggi Daripada Ilmu

Foto: Ilustrasi

نَحْـنُ إِلَى قَلِيْــلٍ مِــنَ اْلأَدَبِ أَحْوَجُ مِنَّا إِلَى كَثِيْرٍ مِنَ اْلعِلْمِ

“Kita lebih membutuhkan adab (meskipun) sedikit dibanding ilmu (meskipun) banyak.” [Abdullah bin Mubarak, ulama sufi; dikutip dari Adabul ‘Âlim wal Muta‘allim karya Hadratussyekh Hasyim Asy’ari]


Telah kita ketahui bahwa ciri yang membedakan antara manusia dan hewan adalah akal atau ilmu. Pernyataan tersebut tidak salah, namun ada hal yang lebih penting untuk digaris bawahi, yakni adab atau akhlak.


Mengapa akhlak lebih tinggi daripada ilmu ? Sebab, sebanyak apapun ilmu tanpa disertai adab yang baik akan menjerumuskan manusia dalam perilaku binatang, atau mungkin lebih rendah.


Dalam kehidupan umat manusia sering terjadi peperangan, kekuasaan yang sewenang-wenang bahkan menindas, kerusakan alam, atau sejenisnya ini muncul didukung oleh ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi zaman sekarang.


Karena itu, yang paling mendasar dibutuhkan bagi peradaban manusia adalah adab. Ilmu memang sangat penting, tapi pondasi berupa akhlak jelas lebih penting. Karena akhlaklah yang menyelamatkan manusia dari keserakahan, kezaliman, kekejaman, keangkuhan, kebencian, dan sifat-sifat tercela lainnya. 


Abdullah bin Mubarak rahimahullah berkata,

طلبت الأدب ثلاثين سنة وطلبت العلم عشرين سنة كانوا يطلبون الأدب ثم العلم

“Saya mempelajari adab selama tiga puluh tahun dan saya mempelajari ilmu (agama) selama dua puluh tahun, dan ada-lah mereka (para ulama salaf) memulai pelajaran mereka dengan mempelajari adab terlebih dahulu kemudian baru ilmu”


Contoh dari para ulama sejak dahulu, mereka sangat memperhatikan adab atau akhlak. Ulama terdahulu bahkan melebihi perhatian terhadap ilmu. (GIN/HAP)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA HALAL LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN