INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Tidur Siang Sunnah Rasulullah, Ini Keutamaannya

19 January, 2021 10:14 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Tidur Siang Sunnah Rasulullah, Ini Keutamaannya

Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Tidur adalah salah satu aktivitas yang penting untuk kesehatan. Ia merupakan bagian dari mekanisme fisiologis tubuh yang terjadi secara alamiah. Tidur juga dapat membantu proses detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh), meningkatkan energi, menghilangkan letih dan tentunya membuat tubuh lebih bugar dan sehat.

 

Sementara tidur siang, menurut penelitian, dapat meningkatkan daya ingat dan kinerja sehingga bisa membuat kita lebih produktif.

 

Dalam pengertian islam, tidur siang biasa disebut dengan istilah qailulah. Ada dua perbedaan mengenai istilah ini. Imam Al-‘Aini mengatakan bahwa yang dimaksud adalah tidur di tengah siang. Sedangkan Al-Munawi mengatakan bahwa qoilulah adalah tidur di tengah siang ketika zawal (matahari tergelincir ke barat), mendekati waktu zawal atau bisa jadi sesudahnya.

 

Ada cukup beragam dalil yang menganjurkan kita untuk tidur siang, salah satunya hadis dari riwayat Abu Nu’aim:

 

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

 

“Tidur sejenaklah kamu sekalian di siang hari, karena sesungguhnya setan tidak tidur siang sejenak.”

 

Sahabat Rasul yang sering disebut sebagai generasi Islam terbaik diketahui turut mengamalkan tidur di siang hari, seperti tercantum dalam suatu riwayat hadis:

 

“Kami bersegera datang ke masjid untuk menanti pelaksanaan salat lalu kami qailulah (tidur siang) setelah salat Jumat. —HR. Bukhari

 

Kemudian Abdullah bin Masud dalam riwayat Umar ibnul Khaththab:

 

“Pernah suatu ketika ada orang-orang Quraisy yang duduk di depan pintu Ibnu Mas’ud. Ketika tengah hari, Ibnu Mas’ud mengatakan, ‘Bangkitlah kalian (untuk istirahat siang)! Yang tertinggal hanyalah bagian untuk setan.’ Kemudian tidaklah Umar melewati seorang pun kecuali menyuruhnya bangkit.”

 

 

Kebiasaan Rasulullah SAW mengenai waktu tidur merupakan teladan terbaik. Beliau tidak tidur melampaui batas, tidak juga menahan diri untuk beristirahat sesuai kebutuhan. Inilah prinsip ‘cukup’ yang beliau ajarkan. Selaras dengan fitrah manusia. Jauh dari sikap ifrath (berlebih-lebihan) ataupun tafrith (meremehkan).

 

Ternyata, kebiasaan yang telah diajarkan Islam sejak 1400 tahun lalu itu, terbukti dapat memberikan keberkahan bagi orang-orang yang mengamalkan. Antara lain bila ditelaah dari sisi kesehatan mental dan kecerdasan.

 

Penelitian gabungan yang diselenggarakan oleh University of California, Irvine dan University of Pennsylvania terhadap 3.819 anak usia sekolah dasar, menyimpulkan bahwa tidur siang bisa membuat anak lebih bahagia dan memiliki pengendalian diri yang baik.

 

Tak hanya itu, ditemukan pula bahwa anak-anak yang melakukan tidur siang juga lebih sedikit memiliki masalah perilaku dan memiliki kecerdasan intelektual (IQ) yang lebih tinggi juga prestasi akademik yang unggul.

 

Ada pun untuk pelaksanaannya, Dokter Agus Rahmadi menjelaskan dalam Kitab Pedoman Pengobatan Nabi bahwa tidur siang tidak boleh melebihi pukul 15.00. Sebab hal ini dapat mempengaruhi tingkat kemampuan seseorang dan mempengaruhi pola tidur mereka pada waktu malam hari.

 

Tidur siang yang singkat setelah makan siang jauh efektif dalam meningkatkan kewaspadaan dan memperbaiki tingkat kinerja. Hal ini juga memberikan memori singkat dan stabilisasi kognitif jika ada defisit tidur pada malam hari. (MSN/SON)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA HALAL LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN