INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Bentrok 2 Kelompok Bermotor, Kapolres Sumedang Ultimatum Pelaku Penusukan di Sumedang

19 January, 2021 13:17 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Bentrok 2 Kelompok Bermotor, Kapolres Sumedang Ultimatum Pelaku Penusukan di Sumedang

Foto : Istimewa

SUMEDANG INSPIRA.TV,- Bebe4rapa waktu lalu dua kelompok bermotor terlibat bentrok di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Insiden itu mengakibatkan seorang korban dari kelompok bermotor XTC, Karta Gunawan, meninggal dunia. Adapun peristiwa itu bermula saat kelompok bermotor XTC sedang menggalang dana.

 

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan pihaknya saat ini melakukan langkah antisipasi agar tak terjadi bentrok susulan. Antisipasi dimaksud, yakni mengimbau agar kelompok bermotor mana pun tak melakukan aksi penggalangan dana di tengah jalan. Selain itu, kepolisian dan jajaran TNI serta Satpol PP bakal melakukan patroli skala besar.

 

"Sudah kita lakukan pengimbauan tidak lagi melakukan penggalangan dana di tengah jalan dari kedua kelompok ini termasuk kelompok lainnya, lalu juga tidak ada posko-posko terhadap identitas dari kedua kelompok ini," kata dia melalui sambungan telepon, Selasa (19/1/2021).

 

Khusus bagi pelaku berinisial W, Eko memberi ultimatum agar segera menyerahkan diri. Apabila tidak, maka polisi tak segan melakukan tindakan tegas. W diketahui merupakan pelaku penusukan yang mengakibatkan korban tewas, dengan menggunakan pisau.

 

"Satu lagi DPO kita lakukan pengejaran, kalau dalam waktu dekat tidak menyerahkan diri akan kami lakukan tindakan tegas," ucap dia.

 

Lebih lanjut, Eko mengimbau pada kelompok bermotor agar menjadi elemen masyarakat dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Jangan sampai, menambah beban dengan bertindak anarkis. Polisi bakal melakukan tindak tegas pada siapa pun yang dinilai mengacaukan Kamtibmas.

 

"Saya sampaikan kepada kelompok geng motor, jadilah elemen masyarakat yang positif, jadilah elemen masyarakat yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Tidak perlu dengan menunjukkan identitas anda sebagai geng motor, kami tidak akan pandang bulu dan kami akan tindak tegas bagi kelompok yang mengacaukan Kamtibmas," kata dia. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN