INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemkot Bandung Pastikan Harga Daging Pasaran Belum Naik Signifikan

22 January, 2021 10:11 WIB | INSPIRA FINANCE

Inspira TV - Pemkot Bandung Pastikan Harga Daging Pasaran Belum Naik Signifikan

Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Sejumlah pedagang daging di Kota Bandung mulai mogok berjualan. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan, kalau harga daging sapi belum naik secara signifikan.

 

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah, mengatakan, berdasarkan pantauan sejauh ini yang ia akuakn di Pasar Kosambi dan Pasar Palasari, harga daging naik berkisar Rp.120.000 sampai Rp.130.000 per kilogram. Elly mengatakan kalau kenaikan harga tersebut masih wajar.

 

"Saya juga masih tunggu konfirmasi dari pasar lainnya, yang dua pasar itu masih kondusif harganya belum naik, tidak ada kenaikan yang signifikan," kata dia, Jumat (22/1/2021).

 

Dia juga mengabarkan terdapat sejumlah pedagang daging sapi yang meutuskan untuk mogok berjualan, yakni Pasar Ciroyom saja. Harga eceran tertinggi di Kota Bandung normalnya berkisar sekitar Rp.110.000 sampai Rp.120.000 per kilogram. Sementara itu, daging impor (daging beku) berkisar Rp. 80.000 per kilogram.

 

Elly juga mengatakan salah satu faktor kenaikan harga daging karena penurunan pemotongan sapi di rumah potong hewan (RPH) di Kota Bandung.

 

Menurutnya, suplai daging sapi yang berkurang, harga pun mulai merangkak naik meski belum melonjak signifikan. Selain itu suplai sapi impor dari Australia pun berkurang, apalagi Kota Bandung memang cukup bergantung kepada sapi impor.

 

"Jadi sapi lokalnya di bawah 10 persen, dari dulu porsinya impor itu tinggi, kebutuhan Kota Bandung itu banyaknya sapi impor," katanya.

 

Kemudian, pedagang daging di Pasar Kosambi, Yayah (56) menuturkan bahwa imbas dari kenaikan harga tersebut penjualan daging sapi berkurang dibanding beberapa waktu lalu.

 

"Jadi naiknya itu nggak langsung, mulai naik itu dua ribu rupiah, besoknya naik lagi dua ribu rupiah, tapi disini tetap jualan dengan harga Rp.120.000," kata Yayah. (MSN/GIN)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA FINANCE LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN