INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Warga Terdampak Longsor Sumedang Segel Kantor Pemasaran Perumahan SBG

23 January, 2021 16:11 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Warga Terdampak Longsor Sumedang Segel Kantor Pemasaran Perumahan SBG

Sumber foto: Dok Inspira.tv

SUMEDANG INSPIRA.TV,- Puluhan warga menyegel kantor pemasaran Perumahan SBG, di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, disegel oleh puluhan warga. Warga menilai pengembang tak membuat Tembok Penahan Tebing (TPT) hingga menyebabkan longsor pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu.


"Kami sengaja menyegel kantor pemasaran SBG ini. Tindakan ini dilakukan untuk mengetuk pengembang agar cepat meyelamatkan warga RT01/13, dan mengantisipasi agar tidak kembali terjadi longsor," ujar salah satu warga SBG, Ahmad, di lokasi penyegelan, Sabtu (23/1/2021).


Menurut Ahmad, sebelumnya sempat terjadi longsor di Perumahan SBG tepatnya di RT01/13. Namun, terjadi longsoran susulan di Bojong Kondang sehingga menjadi terabaikan.


Padahal, kata Ahmad, longsor yang terjadi sama membahayakan. Sebab di atas pemukiman warga terdapat penampungan air berkapasitas 20 ribu liter, dan itu untuk konsumsi warga perumahab SBG sebanyak 3.682 jiwa.


"Pengembang terlena, padahal jika terjadi longsor susulan, akan berimbas kepada warga yang berada di bawah perumahan SBG, yakni warga Dusun Cicabe Legok, RW 09, dan itu akan menjadi masalah kembali," ujarnya.


Selain itu, berdasarkan hasil analisa para ahli bahwa di RT01/13, sebanyak 22 unit rumah masuk kategori zona merah dan harus tinggal di kamp pengungsian. Kini warga pun telah melakukan antisipasi dengan memasang terpal di area longsor agar air hujan tidak sampai turun langsung ke tanah, namun dialirkan ke drainase yang sudah disiapkan.


Ahmad Mengatakan, manajemen SBG pun berencana akan memberikan bantuan batu, semen, dan pasir untuk membangun drainase. Namun warga menolak karena telah terdampak dan terpaksa mengungsi.


"Kan aneh, seharusnya pengembang yang terjun langsung memperbaiki, karena perusahaan memiliki tenaga ahli. Pengerjaannya jangan diserahkan kepada warga," kata dia.


Ahmad menyebutkan, jika perusahaan itu tidak memberikan perhatian atau solusi bagi warga yang terdampak longsor, warga tidak akan melepas segel di kantor pemasaran perusahaan tersebut. Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, manajemen SBG belum memberikan tanggapan. (ADT)

You can share this post !

BACA JUGA BERITA INSPIRA LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN