INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Viral! Siswi Non Muslim SMK di Padang Diduga Dipaksa Kenakan Hijab

24 January, 2021 14:06 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Viral! Siswi Non Muslim SMK di Padang Diduga Dipaksa Kenakan Hijab

Foto : Istimewa / Akun Media Sosial

SUMBAR INSPIRA.TV,- Jagat maya tengah ramai dengan beredarnya isu seorang siswi non-muslim diduga dipaksa untuk mengenakan jilbab. Foto dan video menganai isu tersebut tersiar ramai di media sosial. Kejadian tersebut diduga dilakukan oleh salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Padang, Sumatera Barat.


Foto dan video itu dibagikan oleh warganet bernama Elianu Hia lewat akun Facebooknya, kamis (21/01). Dalam unggahan tersebut, Elianu menerangkan dirinya sedang dipanggil pihak sekolah di mana putrinya menuntut ilmu.


“Lagi di sekolah SMK Negri 2 Padang. Saya dipanggil karena anak saya tidak pakai jilbab. Kita tunggu aja hasil akhirnya. Saya mohon didoakan ya,” tulis Elianu.


Elianu juga membagikan video siaran langsung saat dirinya dipanggil pihak SMKN 2 Padang untuk membahas mengenai anaknya yang diminta memakai hijab.


Dalam video tampak salah seorang guru menjelaskan terkait aturan pakaian siswi di SMKN 2. Aturan itu sudah ditandatangani saat awal masuk sekolah. Guru itu mengungkapkan bahwa seluruh siswi di sekolah tersebut wajib memakai seragam, jilbab dan celana panjang abu-abu.


“Pakaian dan seragam, berkerudung untuk bagi perempuan dan celana panjang abu-abu SMK 2 Padang. Dan model ini kita pajang untuk modelnya,” ujarnya guru.


Elianu lantas menanggapi pernyataan sang guru. Sebagai orang tua dari siswi non-muslim, ia mengaku keberatan dengan aturan seragam tersebut.


“Hemat saya, jilbab ini kan lambang agama. Kalau saya pakai jilbab, seakan-akan membohongi identitas agama saya. Di mana hak asasi agama saya?” kata Elianu.


Elianu akhirnya menandatangani sebuab surat pernyataan. Surat pernyataan ini nantinya akan ditanda tangani kepala sekolah dan ditembuskan ke Dinas Pendidikan tingkat Provinsi.


“Dengan adanya surat pernyataan ini, maka aturan yang salah ini bisa diluruskan. Nanti bapak tembuskan ke dinas, saya tembuskan ke Komnas HAM,” kata dia. (MSN/SON)

You can share this post !

BACA JUGA BERITA INSPIRA LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN