INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Hindari Ini Jika Kamu Gunakan Layanan Pinjaman Online

26 January, 2021 13:08 WIB | INSPIRA FINANCE

Inspira TV - Hindari Ini Jika Kamu Gunakan Layanan Pinjaman Online

Foto: Illustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Dewasa ini tengah banyak perusahaan fintech yang berlomba-lomba menyediakan layanan pinjaman online untuk masyarakat Indonesia. Jumlah aplikasi yang tersedia pun tidak sedikit dan terbilang beragam.


Sebagai produk pinjaman dengan suku bunga yang relatif tinggi dan tenor yang tidak terlalu panjang, pinjaman online idealnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan darurat dan mendesak.


Jika dipaksakan untuk memenuhi hal yang tidak terlalu penting, apalagi bersifat konsumtif, bukan tidak mungkin cicilan pinjaman online akan memberi beban terlalu berat bagi keuangan. Apalagi jika sampai salah perhitungan, fasilitas pinjaman online bisa menjadi bumerang bagi keuangan kamu.


Selain kebutuhan mendesak, ada empat hal yang sebaiknya tidak dipenuhi menggunakan layanan pinjaman online. Dengan ini, keuangan kamu tetap stabil dan tidak sampai kewalahan melunasi cicilannya. Berikut ini daftarnya:


Membayar Uang Muka Pembelian Kendaraan


Banyak orang yang rela mengajukan kredit mobil dengan tenor yang lumayan panjang demi membeli kendaraan pribadi. Tentunya, agar kontrak kredit tersebut bisa berjalan, kamu harus lebih dulu membayar sejumlah uang sebagai uang muka.


Karena kredit kendaraan biasanya berjalan dalam jangka waktu yang cukup panjang, jangan pernah membayar uang muka pembeliannya dengan pinjaman online. Pasalnya, beban keuangan kamu nantinya akan menjadi terlalu berat karena harus melunasi cicilan kredit kendaraan dan pinjaman online sekaligus.


Menambah Biaya DP Pembelian Rumah


Harga rumah sendiri biasanya jauh lebih mahal ketimbang mobil. Jika memaksakan diri untuk menggunakan pinjaman online dalam membayar DP pembelian rumah, beban keuangan kamu nantinya akan menjadi jauh lebih berat.


Melunasi Cicilan Kartu Kredit atau Pinjaman Lainnya


Syarat pengajuan pinjaman online sangat mudah dan bisa didapatkan dalam hitungan jam saja. Namun, saat menggunakannya untuk menutupi beban utang lainnya, kamu hanya akan memperpanjang masalah keuangan dan tidak akan pernah bisa menyelesaikannya.


Untuk menyiasatinya, lebih baik untuk mengajukan keringanan pada penyedia layanan pinjaman, seperti menurunkan tingkat suku bunga atau memperpanjang tenornya. Dengan begitu, cicilan akan menjadi lebih ringan dan lebih berpotensi untuk dilunasi hingga tuntas.


Berbelanja Produk Konsumtif


Berbelanja kebutuhan konsumtif seperti produk branded dengan pinjaman online merupakan sesuatu yang patut dihindari. Kebiasaan ini bisa memicu gaya hidup yang terlalu boros. Jika dibiarkan terlalu lama, sudah pasti kondisi keuangan kamu akan menjadi sangat kacau karena beban pinjaman online terlalu besar hanya untuk memenuhi kebutuhan yang tidak jelas manfaatnya.


Memenuhi Kebutuhan Pokok atau Harian


Hal terakhir yang tidak seharusnya kamu penuhi dengan pinjaman online adalah kebutuhan pokok atau kebutuhan harian. Karena sejatinya, kebutuhan ini harus mampu kamu penuhi tanpa perlu mengajukan bantuan pinjaman dari pihak lain, apalagi lembaga keuangan. Solusinya, sebaiknya kamu pangkas pengeluaran yang tidak terlalu penting atau berusaha mencari penghasilan tambahan agar mampu memenuhi segala kebutuhan harian kamu.


Sebenarnya, tak ada yang bisa melarang kamu memanfaatkan pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan apa saja. Tetapi pastikan beban cicilan yang dimiliki tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan kamu. Dengan begitu, keuangan tidak akan sampai tergerus terlalu dalam hanya untuk melunasi tagihan utang hingga berisiko tidak mampu memenuhi kebutuhan lain yang tak kalah pentingnya. (SON)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA FINANCE LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN