Inspira TV - Beriklan TV Digital

Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Dipecat Presiden Jokowi secara Tidak Hormat

Redaksi Inspira.Tv

27 March, 2020 15:14 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Dipecat Presiden Jokowi secara Tidak Hormat

Foto : Istimewa / Doc.Google.com

JAKARTA INSPIRA.TV,- Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Evi Novida Ginting Manik diberhentikan secara tidak hormat oleh  Presiden Joko Widodo, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 34/P Tahun 2020 pada tanggal 23 Maret 2020. Evi Novida Ginting Manik mengaku telah menerima salinan putusan pemberhentiannya tersebut.

 

“Iya, sudah saya terima hari ini,” kata Evi di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

 

Keputusan Presiden Nomor 34/P Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020 itu menyatakan telah ditetapkan pemberhentian dengan tidak hormat anggota Komisi Pemilihan Umum atas nama Dra Evi Novida Ginting Manik MSP.

 

Keppres ditandatangani oleh Presiden Jokowi dan Plt Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, dan ditujukan kepada Plt. Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Muhammad.

 

Putusan DKPP menyatakan Evi telah melanggar kode etik selaku penyelenggara pemilu dalam kasus penghitungan perolehan suara calon anggota legislatif Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kalimantan Barat VI.

 

Evi pun sempat menyatakan keberatannya terhadap Putusan DKPP atas perkara nomor 317-PKE-DKPP/X/2019 tersebut. Evi Novida Ginting menjadi komisioner kedua KPU RI periode 2017-2022 yang diberhentikan dengan tidak hormat oleh Presiden Joko Widodo. Dan dalam kurun waktu tiga bulan sudah ada dua anggota KPU RI yang diberhentikan secara tidak hormat karena melakukan pelanggaran berat.

 

"Dengan hormat bersama ini kami beritahukan bahwa berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 34/P Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020, telah ditetapkan pemberhentian dengan tidak hormat Anggota Komisi Pemilihan Umum atas nama Dra. Evi Novida Ginting Manik, M.SP," tulis surat keputusan dari Presiden RI.

 

Sebelumnya, pada 16 Januari 2020, Presiden Jokowi memberhentikan Wahyu Setiawan dari jabatan Anggota KPU RI. Wahyu ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap untuk caleg PDI Perjuangan. (GGP)

You can share this post !