Inspira TV - Beriklan TV Digital

Presiden Jokowi Nyatakan Terapkan Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil

Tim Redaksi

30 March, 2020 19:14 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Presiden Jokowi Nyatakan Terapkan Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil

Foto : Istimewa / Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA. INSPIRA.TV,-  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pembatasan sosial skala besar perlu diterapkan. Maka kebijakan darurat sipil perlu dijalankan.

 

"Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, disiplin, dan lebih efektif lagi," demikian kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas laporan Gugus Tugas COVID-19, di Istana Bogor, Senin (30/3/2020).

 

Presiden Joko Widodo meminta agar kebijakan pembatasan sosial maupun pembatasan fisik berskala besar dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi. 

 

"Sehingga tadi juga sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil," kata Jokowi.

 

Kini Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Aturan pelaksanaan harus disiapkan supaya pemerintah daerah bisa menerapkan dengan baik.

 

"Dalam menjalankan kebijakan pembatasan sosial berskala besar saya minta agar disiapkan aturan pelaksanaannya yang lebih jelas sebagai panduan-panduan untuk provinsi, kabupaten, kota, sehinga mereka bisa kerja. Dan, saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan adalah kewenangan Pemerintah Pusat, bukan Pemerintah Daerah," tutur Jokowi.

 

Presiden juga menginstruksikan agar seluruh apotek dan toko penyuplai bagi kebutuhan pokok tetap bisa melayani masyarakat. Namun dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang telah dilakukan selama ini.

 

"Saya juga minta dan pastikan bahwa apotek dan toko-toko penyuplai kebutuhan pokok bisa tetap buka untuk melayani kebutuhan warga dengan tetap menerapkan protokol jaga jarak yang ketat," kata Presiden.

 

Sejalan dengan kebijakan tersebut, pemerintah juga segera menyiapkan program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelaku usaha, dan pekerja informal.

 

"Ini nanti yang akan segera kita umumkan kepada masyarakat," imbuhnya.

 

“Saya berharap seluruh menteri memastikan bahwa pemerintah pusat-pemerintah daerah harus memiliki visi yang sama, harus satu visi, memiliki kebijakan yang sama, semuanya harus dikalkulasi, semuanya harus dihitung, baik dari dampak kesehatan maupun dampak sosial ekonomi yang ada," tambahnya. (GGP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN